Sabtu, 24 Nopember 2018

Bojan Malisic: Semua Menjadi Lebih Sulit Setelah Gol Pertama Perseru

Setelah ditahan imbang oleh Perseru Serui dalam laga kandang yang dilangsungkan Jumat (23/11) lalu, bek Persib Bandung, Bojan Malisic mengaku kecewa atas adanya kesalahan yang dilakukan oleh timnya di menit-menit akhir.

Pemain asal Serbia ini pun tak menampik bahwa konsentrasi lini pertahanan Maung Bandung buyar di 10 menit terakhir laga. Akibatnya, Persib pun kebobolan dua gol pada menit ke-83 dan 92.

"Setelah unggul 2-0, kami melakukan kesalahan. Mungkin menurut orang-orang ketika skor 2-0, semua akan berjalan dengan mudah. Faktanya, justru itu adalah masa-masa sulit," papar Bojan.

Terlebih, situasi pun menjadi lebih sulit ketika Beto de Paula sukses menjebol gawang Made Wirawan melalui titik penalti pada menit ke-83.

"Setelah gol pertama, kondisi menjadi lebih sulit, dan saya tak mampu berkata-kata lagi," ujar pemain dengan brewok tebal ini.

Namun, ia pun mengajak rekan-rekan lainnya agar tetap menjaga spirit di dua laga sisa. Walau peluang juara hampir dipastikan tertutup, ia pun tetap mengharapkan agar Persib mampu mengakhiri Liga musim ini dengan kemenangan.

"Terpenting adalah kita tetap menjaga spirit dalam tim ini dan melanjutkan sisa pertandingan," papar pemain bernomor punggung 4 ini.

Michael | Usabperning.com

Sabtu, 24 Nopember 2018

Bojan Malisic: Semua Menjadi Lebih Sulit Setelah Gol Pertama Perseru

Setelah ditahan imbang oleh Perseru Serui dalam laga kandang yang dilangsungkan Jumat (23/11) lalu, bek Persib Bandung, Bojan Malisic mengaku kecewa atas adanya kesalahan yang dilakukan oleh timnya di menit-menit akhir.

Pemain asal Serbia ini pun tak menampik bahwa konsentrasi lini pertahanan Maung Bandung buyar di 10 menit terakhir laga. Akibatnya, Persib pun kebobolan dua gol pada menit ke-83 dan 92.

"Setelah unggul 2-0, kami melakukan kesalahan. Mungkin menurut orang-orang ketika skor 2-0, semua akan berjalan dengan mudah. Faktanya, justru itu adalah masa-masa sulit," papar Bojan.

Terlebih, situasi pun menjadi lebih sulit ketika Beto de Paula sukses menjebol gawang Made Wirawan melalui titik penalti pada menit ke-83.

"Setelah gol pertama, kondisi menjadi lebih sulit, dan saya tak mampu berkata-kata lagi," ujar pemain dengan brewok tebal ini.

Namun, ia pun mengajak rekan-rekan lainnya agar tetap menjaga spirit di dua laga sisa. Walau peluang juara hampir dipastikan tertutup, ia pun tetap mengharapkan agar Persib mampu mengakhiri Liga musim ini dengan kemenangan.

"Terpenting adalah kita tetap menjaga spirit dalam tim ini dan melanjutkan sisa pertandingan," papar pemain bernomor punggung 4 ini.

Michael | Usabperning.com