Selasa, 27 Nopember 2018

Budiman: Kemenangan ini Saya Persembahkan untuk Bobotoh

Persib Bandung sukses merengkuh gelar juara Liga 1 U-19 musim 2018 setelah sukses mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar. Satu gol yang dicetak Ilham Qolba sudah cukup membawa Maung Ngora meraih gelar keduanya dalam kompetisi junior, setelah tahun 2009.

Seusai laga, pelatih Persib U-19, Budiman mengaku sangat bersyukur dapat meraih gelar juara. Tak hanya itu, ia pun memuji anak asuhnya yang memiliki mental kuat dalam pertandingan final ini.

"Alhamdulillah, hari ini kami diberikan bonus dengan menjadi nomor satu di Liga U-19," ucap pelatih 46 tahun tersebut.

"Mungkin di final anak-anak lebih siap mental. Tadi juga di babak kedua tertekan, itu wajar, (apalagi) kami sudah menang 1-0. Babak kedua mungkin Persija lebih lepas mainnya. Di final ini bukan hanya teknik dan strategi, tetapi mental juga," paparnya melanjutkan.

Ia pun mempersembahkan trofi juara ini untuk seluruh Bobotoh dan pendukung Persib yang selalu senantiasa mendoakan serta mendukung anak asuhnya. Terlebih, gelar ini sedikit mengobati kekecawaan Bobotoh karena gagal meraih gelar juara Liga 1 di tingkat senior.

"Kemenangan ini saya persembahkan untuk Bobotoh. Ini menjadi motivasi buat kami, walaupun kami tidak ditargetkan juara," tuturnya.

Michael | Usabperning.com

Selasa, 27 Nopember 2018

Budiman: Kemenangan ini Saya Persembahkan untuk Bobotoh

Persib Bandung sukses merengkuh gelar juara Liga 1 U-19 musim 2018 setelah sukses mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar. Satu gol yang dicetak Ilham Qolba sudah cukup membawa Maung Ngora meraih gelar keduanya dalam kompetisi junior, setelah tahun 2009.

Seusai laga, pelatih Persib U-19, Budiman mengaku sangat bersyukur dapat meraih gelar juara. Tak hanya itu, ia pun memuji anak asuhnya yang memiliki mental kuat dalam pertandingan final ini.

"Alhamdulillah, hari ini kami diberikan bonus dengan menjadi nomor satu di Liga U-19," ucap pelatih 46 tahun tersebut.

"Mungkin di final anak-anak lebih siap mental. Tadi juga di babak kedua tertekan, itu wajar, (apalagi) kami sudah menang 1-0. Babak kedua mungkin Persija lebih lepas mainnya. Di final ini bukan hanya teknik dan strategi, tetapi mental juga," paparnya melanjutkan.

Ia pun mempersembahkan trofi juara ini untuk seluruh Bobotoh dan pendukung Persib yang selalu senantiasa mendoakan serta mendukung anak asuhnya. Terlebih, gelar ini sedikit mengobati kekecawaan Bobotoh karena gagal meraih gelar juara Liga 1 di tingkat senior.

"Kemenangan ini saya persembahkan untuk Bobotoh. Ini menjadi motivasi buat kami, walaupun kami tidak ditargetkan juara," tuturnya.

Michael | Usabperning.com