Senin, 07 Januari 2019

Eka Ramdani Gelar Laga Amal Sekaligus Perpisahan Dirinya

Setelah memutuskan untuk gantung sepatu, gelandang Persib Bandung di kompetisi musim lalu, Eka Ramdani menggelar laga amal untuk para korban bencana alam tsunami di Anyer beberapa waktu lalu. Namun, laga ini pun menjadi laga perpisahan dirinya dengan dunia sepakbola sebagai pemain professional.

Laga ini sendiri turut dimeriahkan oleh beberapa mantan pemain Persib Bandung dan juga kerabat Eka, seperti Aji Nurpijal, Aang Suparman, Yongki Aribowo, Gian Zola, hingga Zulham Zamrun. Nantinya, dana yang terkumpul akan disumbangkan kepada para korban tsunami di Anyer yang membutuhkan bantuan.

Terkait keputusan pensiunnya, pemain yang kerap disapa "Ebol" ini mengaku telah memikirkannya secara matang. Terlebih, ia pun mengaku bahwa sepak bola hanya sebatas hobi di matanya.

"Sebenarnya ada beberapa teman juga kaget dengan keputusan saya pensiun. Tapi, dari awal musim saya sudah berpikir untuk pensiun. Terlebih, setelah melihat kejadian di sepak bola kemarin (match fixing), itu seperti menegaskan saya harus pensiun," tutur Ebol.

"Saya mencoba membuat sepak bola bukan sebagai hal utama. Jadi ketika melepaskan pun, tidak begitu berat," bebernya mengakhiri.

Michael | Usabperning.com

Senin, 07 Januari 2019

Eka Ramdani Gelar Laga Amal Sekaligus Perpisahan Dirinya

Setelah memutuskan untuk gantung sepatu, gelandang Persib Bandung di kompetisi musim lalu, Eka Ramdani menggelar laga amal untuk para korban bencana alam tsunami di Anyer beberapa waktu lalu. Namun, laga ini pun menjadi laga perpisahan dirinya dengan dunia sepakbola sebagai pemain professional.

Laga ini sendiri turut dimeriahkan oleh beberapa mantan pemain Persib Bandung dan juga kerabat Eka, seperti Aji Nurpijal, Aang Suparman, Yongki Aribowo, Gian Zola, hingga Zulham Zamrun. Nantinya, dana yang terkumpul akan disumbangkan kepada para korban tsunami di Anyer yang membutuhkan bantuan.

Terkait keputusan pensiunnya, pemain yang kerap disapa "Ebol" ini mengaku telah memikirkannya secara matang. Terlebih, ia pun mengaku bahwa sepak bola hanya sebatas hobi di matanya.

"Sebenarnya ada beberapa teman juga kaget dengan keputusan saya pensiun. Tapi, dari awal musim saya sudah berpikir untuk pensiun. Terlebih, setelah melihat kejadian di sepak bola kemarin (match fixing), itu seperti menegaskan saya harus pensiun," tutur Ebol.

"Saya mencoba membuat sepak bola bukan sebagai hal utama. Jadi ketika melepaskan pun, tidak begitu berat," bebernya mengakhiri.

Michael | Usabperning.com