Rabu, 20 Maret 2019

Jadi Ketua Umum PSSI, Inilah 3 Program yang Diusung Gusti Randa

Pasca ditetapkannya Pelaksana Tugas (plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sebagai tersangka oleh satgas antimafia sepakbola dalam kasus dugaan pengaturan skor beberapa waktu lalu, kursi Plt. Ketua Umum PSSI pun menjadi kosong. Akibatnya, Komite Eksekutif PSSI akhirnya menunjuk Gusti Randa sebagai pengganti sementara Jokdri dalam mengemban tanggung jawab sebagai orang nomor satu di PSSI.

Nantinya, Gusti Randa sendiri akan bertugas hingga Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI digelar. Kesiapan dari pria berusia 53 tahun ini pun bahkan sudah terlihat dari 3 program yang telah ia rencanakan selama menjabat sebagai Ketum PSSI.

Berikut adalah 3 program PSSI dibawah Gusti Randa, seperti dilansir bola.com:

1. Pertama, saya akan mengumpulkan Exco PSSI. Insya Allah pada 21 Maret 2019.

2. Kedua, memastikan kegiatan organisasi PSSI dari kesekjenan terus berjalan. Lalu memastikan program-program yang diputuskan pada Kongres PSSI. Kemudian memastikan Liga 1 berjalan, Timnas Indonesia segala jenjang berjalan. Lalu Garuda Select yang di Inggris tetap berjalan. Lalu ada youth development tetap berjalan. Masalah perwasitan segala macam harus berjalan. Semuanya. Memastikan tahapan-tahapan KLB supaya ada percepatannya.

Dan insya Allah pada April ini, kami mendapatkan arahan dari FIFA seperti apa. Yang pasti, kapan tahapan KLB harus saya pastikan berjalan. Harus sesuai Statuta PSSI. Saat KLB nanti, hasilnya pun ada. Tidak boleh menyimpang statuta. Termasuk pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan.

3. Terakhir, memastikan PSSI harus mereformasi persoalan-persoalan yangg sifatnya seperti pengaturan skor, itu harus zero toleransi. Siapapun itu harus dibabat habis. Ini sesuai amanah bapak presiden (Jokowi). Tidak ada toleransi soal itu. Jadi, mudah-mudahan saat 8 Mei, Liga 1 mulai, kami memulai sesuatu setelah mengevaluasi kelemahan sebelumnya. Kami sudah memanggil PT LIB, memohon ada perubahan yang signifikan khususnya di bidang perwasitan. Jangan sampai ada lagi wasit yang bermasalah.

 

Menariknya, Gusti Randa sendiri merupakan orang ketiga yang menjabat sebagai ketua umum PSSI di tahun 2019. Selain nama Jokdri, Edy Rahmayadi pun sejatinya masih mengemban tugas yang sama hingga Januari 2019.

Michael | Usabperning.com

Rabu, 20 Maret 2019

Jadi Ketua Umum PSSI, Inilah 3 Program yang Diusung Gusti Randa

Pasca ditetapkannya Pelaksana Tugas (plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sebagai tersangka oleh satgas antimafia sepakbola dalam kasus dugaan pengaturan skor beberapa waktu lalu, kursi Plt. Ketua Umum PSSI pun menjadi kosong. Akibatnya, Komite Eksekutif PSSI akhirnya menunjuk Gusti Randa sebagai pengganti sementara Jokdri dalam mengemban tanggung jawab sebagai orang nomor satu di PSSI.

Nantinya, Gusti Randa sendiri akan bertugas hingga Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI digelar. Kesiapan dari pria berusia 53 tahun ini pun bahkan sudah terlihat dari 3 program yang telah ia rencanakan selama menjabat sebagai Ketum PSSI.

Berikut adalah 3 program PSSI dibawah Gusti Randa, seperti dilansir bola.com:

1. Pertama, saya akan mengumpulkan Exco PSSI. Insya Allah pada 21 Maret 2019.

2. Kedua, memastikan kegiatan organisasi PSSI dari kesekjenan terus berjalan. Lalu memastikan program-program yang diputuskan pada Kongres PSSI. Kemudian memastikan Liga 1 berjalan, Timnas Indonesia segala jenjang berjalan. Lalu Garuda Select yang di Inggris tetap berjalan. Lalu ada youth development tetap berjalan. Masalah perwasitan segala macam harus berjalan. Semuanya. Memastikan tahapan-tahapan KLB supaya ada percepatannya.

Dan insya Allah pada April ini, kami mendapatkan arahan dari FIFA seperti apa. Yang pasti, kapan tahapan KLB harus saya pastikan berjalan. Harus sesuai Statuta PSSI. Saat KLB nanti, hasilnya pun ada. Tidak boleh menyimpang statuta. Termasuk pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan.

3. Terakhir, memastikan PSSI harus mereformasi persoalan-persoalan yangg sifatnya seperti pengaturan skor, itu harus zero toleransi. Siapapun itu harus dibabat habis. Ini sesuai amanah bapak presiden (Jokowi). Tidak ada toleransi soal itu. Jadi, mudah-mudahan saat 8 Mei, Liga 1 mulai, kami memulai sesuatu setelah mengevaluasi kelemahan sebelumnya. Kami sudah memanggil PT LIB, memohon ada perubahan yang signifikan khususnya di bidang perwasitan. Jangan sampai ada lagi wasit yang bermasalah.

 

Menariknya, Gusti Randa sendiri merupakan orang ketiga yang menjabat sebagai ketua umum PSSI di tahun 2019. Selain nama Jokdri, Edy Rahmayadi pun sejatinya masih mengemban tugas yang sama hingga Januari 2019.

Michael | Usabperning.com