Kamis, 01 Agustus 2019

Kantor PT PBB Dilempari Telur, Apa Respon Robert?

Usai menderita kekalahan telak atas Arema FC dengan skor 5-1 pada pertandingan tandang yang digelar Selasa, (30/7) kemarin, beredar video dimana beberapa orang tak dikenal tampak melempari kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dengan telur dan tomat pada malam harinya.

Nampaknya, orang-orang tersebut adalah para suporter Persib yang kecewa dengan performa tim yang tidak kunjung membaik selama musim ini. Bahkan, komentar "Persib Butut" pun menggema di media sosial, seperti twitter dan instagram.

Mengenai hal tersebut, pelatih Robert Alberts pun mengatakan bahwa kejadian itu dilakukan oleh segelintir Hooligan (fans garis keras). Ia pun ragu bahwa Bobotoh lah yang bertanggung jawab atas kejadian pelemparan tersebut.

"Saya pikir kalian harus membedakan mana Bobotoh dan Hooligan. Saya tidak terlalu yakin apakah suporter itu Bobotoh atau Hooligan, karena saya tidak setuju dengan Hooligan dimanapun di dunia," ucap Robert seperti dilansir vikingpersib.co.id.

Pelatih asal Belanda tersebut mengatakan bahwa Bobotoh sejati akan terus mendukung Persib dalam segala situasi dan kondisi. Ia pun yakin bahwa Bobotoh tidak akan melakukan suatu hal anarkis yang dapat merugikan tim kesayangannya.

"Bobotoh sejati akan ada di belakang mendukung tim. Hooligan tidak melakukan itu. Orang-orang yang melakukan itu bukanlah Bobotoh. Itu adalah oknum, karena Bobotoh sejati bisa mengedukasi Hooligan agar tidak melakukan itu," tutup Robert.

Michael | Usabperning.com

Kamis, 01 Agustus 2019

Kantor PT PBB Dilempari Telur, Apa Respon Robert?

Usai menderita kekalahan telak atas Arema FC dengan skor 5-1 pada pertandingan tandang yang digelar Selasa, (30/7) kemarin, beredar video dimana beberapa orang tak dikenal tampak melempari kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dengan telur dan tomat pada malam harinya.

Nampaknya, orang-orang tersebut adalah para suporter Persib yang kecewa dengan performa tim yang tidak kunjung membaik selama musim ini. Bahkan, komentar "Persib Butut" pun menggema di media sosial, seperti twitter dan instagram.

Mengenai hal tersebut, pelatih Robert Alberts pun mengatakan bahwa kejadian itu dilakukan oleh segelintir Hooligan (fans garis keras). Ia pun ragu bahwa Bobotoh lah yang bertanggung jawab atas kejadian pelemparan tersebut.

"Saya pikir kalian harus membedakan mana Bobotoh dan Hooligan. Saya tidak terlalu yakin apakah suporter itu Bobotoh atau Hooligan, karena saya tidak setuju dengan Hooligan dimanapun di dunia," ucap Robert seperti dilansir vikingpersib.co.id.

Pelatih asal Belanda tersebut mengatakan bahwa Bobotoh sejati akan terus mendukung Persib dalam segala situasi dan kondisi. Ia pun yakin bahwa Bobotoh tidak akan melakukan suatu hal anarkis yang dapat merugikan tim kesayangannya.

"Bobotoh sejati akan ada di belakang mendukung tim. Hooligan tidak melakukan itu. Orang-orang yang melakukan itu bukanlah Bobotoh. Itu adalah oknum, karena Bobotoh sejati bisa mengedukasi Hooligan agar tidak melakukan itu," tutup Robert.

Michael | Usabperning.com