Jumat, 03 Juli 2020

Kapten Persib Ungkap Suasana Tim di Grup Whatsapp

Meskipun skuad Persib sudah cukup lama tidak berkumpul secara langsung karena adanya pandemi COVID-19, ternyata para pemain masih menjaga komunikasi satu sama lain melalui media Whatsapp. Hal ini diungkapkan langsung oleh kapten Persib Bandung, Supardi Nasir.

Supardi menjelaskan bahwa terdapat dua macam grup Whatsapp dalam skuad Persib, yakni grup khusus pemain dan juga grup khusus tim pelatih. Khusus mengenai grup berisikan para pemain, Supardi menyebut bahwa saat ini mereka masih menjaga komunikasi dan bahkan sharing pengalaman sehari-hari mereka dalam grup tersebut.

“Kita punya grup (Whatsapp-red) yang isinya pemain semua. Begitu juga pelatih, punya grup yang isinya pelatih semua. Di grup itu, apalagi saat tidak ada kompetisi seperti sekarang, kita jadi lebih banyak ngobrol di dalam grup. Kita lebih banyak sharing di dalam grup, itu cara kita untuk mempererat ukhuwah, hubungan satu sama lain,” beber Supardi seperti dikutip di Pikiran Rakyat.

Pemain berusia 37 tahun ini juga membeberkan bahwa setiap pemain saling menghormati satu sama lain. Tidak terjadi senioritas dalam skuad Persib, yang berarti pemain senior juga saling respek dengan pemain junior. Hal yang sama juga berlaku bagi pemain asing dan pemain yang baru didatangkan Persib.

“Mereka para pemain itu, saling respeknya itu tinggi di dalam tim ini. Saya pribadi pun, menghargai pemain muda, pemain asing, atau pemain yang lebih tua,” ujarnya.

“Kalau kita menghargai orang, orang akan balik menghargai kita. Itu fitrah, ya. Kita baik sama orang, orang akan baik juga kepada kita. Itu prinsip saya,” tutup eks pemain PSMS Medan tersebut.


Michael | Usabperning.com

Jumat, 03 Juli 2020

Kapten Persib Ungkap Suasana Tim di Grup Whatsapp

Meskipun skuad Persib sudah cukup lama tidak berkumpul secara langsung karena adanya pandemi COVID-19, ternyata para pemain masih menjaga komunikasi satu sama lain melalui media Whatsapp. Hal ini diungkapkan langsung oleh kapten Persib Bandung, Supardi Nasir.

Supardi menjelaskan bahwa terdapat dua macam grup Whatsapp dalam skuad Persib, yakni grup khusus pemain dan juga grup khusus tim pelatih. Khusus mengenai grup berisikan para pemain, Supardi menyebut bahwa saat ini mereka masih menjaga komunikasi dan bahkan sharing pengalaman sehari-hari mereka dalam grup tersebut.

“Kita punya grup (Whatsapp-red) yang isinya pemain semua. Begitu juga pelatih, punya grup yang isinya pelatih semua. Di grup itu, apalagi saat tidak ada kompetisi seperti sekarang, kita jadi lebih banyak ngobrol di dalam grup. Kita lebih banyak sharing di dalam grup, itu cara kita untuk mempererat ukhuwah, hubungan satu sama lain,” beber Supardi seperti dikutip di Pikiran Rakyat.

Pemain berusia 37 tahun ini juga membeberkan bahwa setiap pemain saling menghormati satu sama lain. Tidak terjadi senioritas dalam skuad Persib, yang berarti pemain senior juga saling respek dengan pemain junior. Hal yang sama juga berlaku bagi pemain asing dan pemain yang baru didatangkan Persib.

“Mereka para pemain itu, saling respeknya itu tinggi di dalam tim ini. Saya pribadi pun, menghargai pemain muda, pemain asing, atau pemain yang lebih tua,” ujarnya.

“Kalau kita menghargai orang, orang akan balik menghargai kita. Itu fitrah, ya. Kita baik sama orang, orang akan baik juga kepada kita. Itu prinsip saya,” tutup eks pemain PSMS Medan tersebut.


Michael | Usabperning.com