Senin, 01 Oktober 2018

"Kasus Haringga Sarila Murni Kriminal!"

Kasus pengeroyokan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang menewaskan Haringga Sarila, salah satu anggota Jakmania, tengah menjadi sorotan para pakar hukum. Banyak yang berargumen bahwa pengeroyokan tersebut adalah kasus kriminal, namun tak sedikit pula yang menentangnya. Abdul Fickar Hajar, salah satu pakar hukum pidana Universitas Trisakti, memiliki pandangan tersendiri atas kasus pengeroyokan ini.

Menurutnya, walaupun kasus ini terjadi sesaat sebelum pertandingan sepakbola antara Persib Bandung vs Persija Jakarta, ia bersikeras bahwa kasus ini merupakan kasus hukum dan harus diusut hingga tuntas. Alasan kejadian tersebut terjadi di laga sepakbola menjadi tidak valid baginya.

"Kasus ini harus diusut dan diselesaikan secara hukum," ujar Abdul saat ditemui oleh para wartawan, Minggu, (30/9) kemarin.

Kasus pengeroyokan ini pun masih dalam tahap penyelidikan, walaupun hampir seluruh tersangka sudah mengakui perbuatannya. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP M. Yoris Maulana mengaku akan segera mengirimkan segala berkas yang dinilai penting ke Kejaksaan guna diproses lebih lanjut.

"Target kami berkas perkara segera dikirimkan ke Kejaksaan," paparnya.

Michael | Usabperning.com

Senin, 01 Oktober 2018

"Kasus Haringga Sarila Murni Kriminal!"

Kasus pengeroyokan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang menewaskan Haringga Sarila, salah satu anggota Jakmania, tengah menjadi sorotan para pakar hukum. Banyak yang berargumen bahwa pengeroyokan tersebut adalah kasus kriminal, namun tak sedikit pula yang menentangnya. Abdul Fickar Hajar, salah satu pakar hukum pidana Universitas Trisakti, memiliki pandangan tersendiri atas kasus pengeroyokan ini.

Menurutnya, walaupun kasus ini terjadi sesaat sebelum pertandingan sepakbola antara Persib Bandung vs Persija Jakarta, ia bersikeras bahwa kasus ini merupakan kasus hukum dan harus diusut hingga tuntas. Alasan kejadian tersebut terjadi di laga sepakbola menjadi tidak valid baginya.

"Kasus ini harus diusut dan diselesaikan secara hukum," ujar Abdul saat ditemui oleh para wartawan, Minggu, (30/9) kemarin.

Kasus pengeroyokan ini pun masih dalam tahap penyelidikan, walaupun hampir seluruh tersangka sudah mengakui perbuatannya. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP M. Yoris Maulana mengaku akan segera mengirimkan segala berkas yang dinilai penting ke Kejaksaan guna diproses lebih lanjut.

"Target kami berkas perkara segera dikirimkan ke Kejaksaan," paparnya.

Michael | Usabperning.com