Kamis, 01 Agustus 2019

Kebobolan Lima Gol, Robert Tetap Apresiasi Kinerja Aqil Savik

Penjaga gawang muda Persib, Aqil Savik harus menerima pil pahit dalam laga debutnya sebagai starter di pertandingan kompetitif bersama Persib. Selain menderita kekalahan, gawang yang ia jaga harus rela dibobol sebanyak lima kali oleh para pemain Arema dalam pertandingan yang digelar Selasa (30/7) lalu.

Bermainnya Aqil sendiri tidak lepas dari cedera panjang yang dialami oleh Deden Natshir serta belum fitnya I Made Wirawan yang mengalami masalah di bagian lututnya. Pemain jebolan Diklat Persib ini menjadi satu-satunya opsi tersisa di sektor penjaga gawang.

Walaupun kebobolan lima gol, pelatih Robert tetap mengapresiasi kinerja Aqil. Pemain bernomor punggung 30 ini sendiri pun bermain cukup baik, dimana ia sempat beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang dari tendangan yang dilesakkan pemain Arema.

"Aqil merupakan pemain muda hasil promosi dari tim junior, ini dapat menjadi pengalaman yang bagus baginya. Ia sudah melakukan yang terbaik," ungkap Robert.

Robert pun tidak sepenuhnya menyalahkan banyaknya gol yang tercipta adalah akibat dari satu pemain tertentu. Rapuhnya lini pertahanan sendiri tidak lepas dari absennya Bojan Malisic serta belum terbentuknya chemistry antar pemain yang menggantikan posisi pemain lainnya yang terpaksa absen.

"Saya puas dengan penampilannya, karena saya tahu cukup sulit bermain dengan lini pertahanan yang dapat dikatakan baru, dan dia (Aqil) adalah pemain muda yang bagus," tutur eks pelatih Arema ini.

Michael | Usabperning.com

Kamis, 01 Agustus 2019

Kebobolan Lima Gol, Robert Tetap Apresiasi Kinerja Aqil Savik

Penjaga gawang muda Persib, Aqil Savik harus menerima pil pahit dalam laga debutnya sebagai starter di pertandingan kompetitif bersama Persib. Selain menderita kekalahan, gawang yang ia jaga harus rela dibobol sebanyak lima kali oleh para pemain Arema dalam pertandingan yang digelar Selasa (30/7) lalu.

Bermainnya Aqil sendiri tidak lepas dari cedera panjang yang dialami oleh Deden Natshir serta belum fitnya I Made Wirawan yang mengalami masalah di bagian lututnya. Pemain jebolan Diklat Persib ini menjadi satu-satunya opsi tersisa di sektor penjaga gawang.

Walaupun kebobolan lima gol, pelatih Robert tetap mengapresiasi kinerja Aqil. Pemain bernomor punggung 30 ini sendiri pun bermain cukup baik, dimana ia sempat beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang dari tendangan yang dilesakkan pemain Arema.

"Aqil merupakan pemain muda hasil promosi dari tim junior, ini dapat menjadi pengalaman yang bagus baginya. Ia sudah melakukan yang terbaik," ungkap Robert.

Robert pun tidak sepenuhnya menyalahkan banyaknya gol yang tercipta adalah akibat dari satu pemain tertentu. Rapuhnya lini pertahanan sendiri tidak lepas dari absennya Bojan Malisic serta belum terbentuknya chemistry antar pemain yang menggantikan posisi pemain lainnya yang terpaksa absen.

"Saya puas dengan penampilannya, karena saya tahu cukup sulit bermain dengan lini pertahanan yang dapat dikatakan baru, dan dia (Aqil) adalah pemain muda yang bagus," tutur eks pelatih Arema ini.

Michael | Usabperning.com