Senin, 12 Agustus 2019

Legenda Persib Kritik Penampilan Tim

Legenda Persib Bandung yang juga pernah menjabat sebagai asisten pelatih, Robby Darwis secara terang-terangan mengkritik penampilan Supardi cs dalam ajang Liga 1 musim ini. Persib dinilai belum menampilkan performa perbaiknya selama 13 kali bermain musim ini, padahal saat ini tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini dihuni pemain-pemain berkualitas.

Robby mengambil contoh saat Persib bermain tandang menghadapi Persela, hari Kamis (8/8) lalu. Walaupun Persib mampu meraih poin dan mengakhiri rentetan kekalahan beruntun, pemain yang turut mengantar Persib menjuarai Liga tahun 1995 ini mengatakan bahwa secara permainan, Persib belum menunjukkan perubahan yang signifikan.

"Setelah tiga kali kalah beruntun, satu poin di laga away tentu merupakan hasil positif. Tapi secara permainan, tidak ada peningkatan signifikan. Apalagi, Persela juga tidak istimewa dilihat dari tren mereka sejauh ini," ujar Robby dilansir Pikiran Rakyat.

Robby pun menilai bahwa supply ke lini depan yang diisi oleh Ezechiel N'Douassel masih sangat kurang variatif. Lini tengah seharusnya mampu memberikan umpan-umpan memanjakan kepada striker berkebangsaan Chad tersebut.

"Variasi serangan harus ditingkatkan, pertajam crossing untuk mengoptimalkan Eze, atau cari alternatif lain sehingga bisa memecah kebuntuan ketika permainan sudah mulai bisa ditebak lawan dari pertandingan ke pertandingan lainnya," ucapnya melanjutkan.

Tak hanya itu, Robby pun menggarisbawahi penampilan lini belakang Persib yang sudah kebobolan 19 gol dari 13 pertandingan. Walaupun mungkin sulit untuk merotasi pemain, Robby berharap tim pelatih mampu memberikan perhatian lebih kepada lini pertahanan Persib.

"Persib sudah kebobolan banyak gol, ini harus menjadi perhatian khusus dari pelatih dalam membenahi pertahanan. Memang dengan pemain yang ada sekarang, sulit untuk dirotasi lagi. Tapi bisa diusahakan melalui maintanance dalam latihan terus menerus. Koordinasi, konsentrasi harus lebih baik," paparnya mengakhiri.

 

Michael | Usabperning.com

Senin, 12 Agustus 2019

Legenda Persib Kritik Penampilan Tim

Legenda Persib Bandung yang juga pernah menjabat sebagai asisten pelatih, Robby Darwis secara terang-terangan mengkritik penampilan Supardi cs dalam ajang Liga 1 musim ini. Persib dinilai belum menampilkan performa perbaiknya selama 13 kali bermain musim ini, padahal saat ini tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini dihuni pemain-pemain berkualitas.

Robby mengambil contoh saat Persib bermain tandang menghadapi Persela, hari Kamis (8/8) lalu. Walaupun Persib mampu meraih poin dan mengakhiri rentetan kekalahan beruntun, pemain yang turut mengantar Persib menjuarai Liga tahun 1995 ini mengatakan bahwa secara permainan, Persib belum menunjukkan perubahan yang signifikan.

"Setelah tiga kali kalah beruntun, satu poin di laga away tentu merupakan hasil positif. Tapi secara permainan, tidak ada peningkatan signifikan. Apalagi, Persela juga tidak istimewa dilihat dari tren mereka sejauh ini," ujar Robby dilansir Pikiran Rakyat.

Robby pun menilai bahwa supply ke lini depan yang diisi oleh Ezechiel N'Douassel masih sangat kurang variatif. Lini tengah seharusnya mampu memberikan umpan-umpan memanjakan kepada striker berkebangsaan Chad tersebut.

"Variasi serangan harus ditingkatkan, pertajam crossing untuk mengoptimalkan Eze, atau cari alternatif lain sehingga bisa memecah kebuntuan ketika permainan sudah mulai bisa ditebak lawan dari pertandingan ke pertandingan lainnya," ucapnya melanjutkan.

Tak hanya itu, Robby pun menggarisbawahi penampilan lini belakang Persib yang sudah kebobolan 19 gol dari 13 pertandingan. Walaupun mungkin sulit untuk merotasi pemain, Robby berharap tim pelatih mampu memberikan perhatian lebih kepada lini pertahanan Persib.

"Persib sudah kebobolan banyak gol, ini harus menjadi perhatian khusus dari pelatih dalam membenahi pertahanan. Memang dengan pemain yang ada sekarang, sulit untuk dirotasi lagi. Tapi bisa diusahakan melalui maintanance dalam latihan terus menerus. Koordinasi, konsentrasi harus lebih baik," paparnya mengakhiri.

 

Michael | Usabperning.com