Jumat, 05 April 2019

Malisic Tidak Mengetahui Skor Akhir Saat Bertanding di Batam

Bek impor Persib Bandung, Bojan Malisic mengaku sangat kecewa dengan lawan tanding Persib saat melakukan training camp (TC) di Batam beberapa waktu lalu. Ewako Batam, yang terdiri dari mayoritas pemain Liga 3, dibantai dengan skor 11-0 ketika bertanding melawan Persib pada hari Minggu (31/3) lalu.

Walaupun menang telak, pemain yang kerap disapa Mali ini tidak dapat menutupi rasa kecewanya lantaran lawan yang dihadapi dinilai memiliki kualitas yang sangat buruk. Bahkan, ia pun menyebut pemain-pemain yang dimiliki Ewako Batam diambil dari jalanan.

"Saya tidak mau banyak bicara soal pertandingan kemarin, karena itu mungkin game pertama dalam karir saya menghadapi lawan yang dibentuk dari pemain yang diambil di jalanan," tegas Malisic.

Bek asal Serbia ini pun tak ragu menyebut bahwa dirinya tidak mengingat skor akhir pada laga tersebut. Hal ini imbas dari mudahnya pemain-pemain Persib menerobos dan mengacak-ngacak lini pertahanan Ewako Batam FC.

"Bahkan, saya tidak tahu hasil akhirnya, apakah menang dengan skor 10-0 atau lebih. Saya berhenti menghitung ketika skor 7-0," papar bek berusia 33 tahun ini.

Ia pun menegaskan bahwa seharusnya uji coba dalam masa pramusim dilakukan dengan lawan yang kualitasnya tidak terlalu jauh. Jika lawan yang dihadapi berada di level jauh dibawah atau bahkan amatir, sulit bagi dirinya serta rekan-rekannya untuk bermain dengan penuh motivasi.

"Mereka seperti amatir, jadi bagi saya agak sulit mendapat motivasi di pertandingan itu. Ketika bermain menghadapi tim yang pengalamannya berada di level bawah, sulit bagi kami untuk mengerahkan kemampuan terbaik," ujar Malisic mengakhiri.

Michael | Usabperning.com

Jumat, 05 April 2019

Malisic Tidak Mengetahui Skor Akhir Saat Bertanding di Batam

Bek impor Persib Bandung, Bojan Malisic mengaku sangat kecewa dengan lawan tanding Persib saat melakukan training camp (TC) di Batam beberapa waktu lalu. Ewako Batam, yang terdiri dari mayoritas pemain Liga 3, dibantai dengan skor 11-0 ketika bertanding melawan Persib pada hari Minggu (31/3) lalu.

Walaupun menang telak, pemain yang kerap disapa Mali ini tidak dapat menutupi rasa kecewanya lantaran lawan yang dihadapi dinilai memiliki kualitas yang sangat buruk. Bahkan, ia pun menyebut pemain-pemain yang dimiliki Ewako Batam diambil dari jalanan.

"Saya tidak mau banyak bicara soal pertandingan kemarin, karena itu mungkin game pertama dalam karir saya menghadapi lawan yang dibentuk dari pemain yang diambil di jalanan," tegas Malisic.

Bek asal Serbia ini pun tak ragu menyebut bahwa dirinya tidak mengingat skor akhir pada laga tersebut. Hal ini imbas dari mudahnya pemain-pemain Persib menerobos dan mengacak-ngacak lini pertahanan Ewako Batam FC.

"Bahkan, saya tidak tahu hasil akhirnya, apakah menang dengan skor 10-0 atau lebih. Saya berhenti menghitung ketika skor 7-0," papar bek berusia 33 tahun ini.

Ia pun menegaskan bahwa seharusnya uji coba dalam masa pramusim dilakukan dengan lawan yang kualitasnya tidak terlalu jauh. Jika lawan yang dihadapi berada di level jauh dibawah atau bahkan amatir, sulit bagi dirinya serta rekan-rekannya untuk bermain dengan penuh motivasi.

"Mereka seperti amatir, jadi bagi saya agak sulit mendapat motivasi di pertandingan itu. Ketika bermain menghadapi tim yang pengalamannya berada di level bawah, sulit bagi kami untuk mengerahkan kemampuan terbaik," ujar Malisic mengakhiri.

Michael | Usabperning.com