Rabu, 09 Oktober 2019

Persib Minta Wasit Faulur Rosy Diberhentikan Selamanya

Persib Bandung resmi mengajukan surat protes ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) setelah merasa diperlakukan tidak adil oleh wasit dalam pertandingan antara Madura United vs Persib yang digelar hari Sabtu (5/10) lalu. Pasalnya, Faulur Rosy, wasit asal Aceh yang memimpin jalannya pertandingan tersebut dinilai berat sebelah ketika menjalankan tugasnya.

Salah satu keputusan wasit terbesar yang mengundang kritikan adalah ketika ia memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah setelah Ahmad Jufriyanto dinilai melanggar Diego Assis. Padahal, kontak fisik yang terjadi sangatlah minim. Tak hanya itu, wasit pun sangat banyak memberikan pelanggaran kepada Madura United selama pertandingan berlangsung.

Statistik mencatat total Persib dinilai melakukan pelanggaran sebanyak 24 kali. Anehnya, setelah adanya tendangan penalti, Persib hanya dinilai melakukan pelanggaran sebanyak empat kali. Pihak Persib pun mempertanyakan statistik janggal tersebut.

“Menurut pendapat kami, data statistik tersebut menunjukkan sesuatu yang tidak wajar dan perlu dievaluasi lebih lanjut,” ungkap kutipan dalam surat bernomor 01/DIR-PBB/X/2019 tertanggal 7 Oktober 2019 tersebut.

Selain itu, tambahan waktu yang diberikan oleh wasit (hanya dua menit) pun mengundang tanda tanya besar. Pasalnya, terdapat insiden penalti dan cederanya Omid Nazari yang membuat pertandingan terhenti selama 6-7 menit.

“Selain itu, dengan mempertimbangkan banyaknya pelanggaran yang menyebabkan pertandingan terhenti cukup lama. Sebagai contoh insiden pelanggaran penalti dan pelanggaran terhadap Omid Nazari sendiri sudah menghabiskan waktu sekitar hampir 6 menit), dan wasit hanya memberikan tambahan waktu 2 menit,” tulis surat tersebut dilansir laman resmi klub

 Pihak Persib pun mengajukan rekomendasi agar wasit Faulur Rosy dibebastugaskan seumur hidupnya. Persib menilai apa yang dilakukan Faulur telah merusak fair play.

“Kami mohon agar wasit yang bertugas pada pertandingan Shopee Liga 1 2019, hari Sabtu, 5 Oktober 2019 antara Tim Madura United melawan Tim Persib Bandung bertempat di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, untuk dievaluasi apakah sudah menjalankan tugasnya dengan fair. Dan apabila pendapat kami adalah benar, kami mohon agar wasit tersebut diberikan sanksi yang memadai serta tidak lagi ditugaskan untuk selama-lamanya,” tegas surat bertanda tangan direktur PT Persib Bermartabat, Teddy Tjahjono itu. 

 

Michael | Usabperning.com

Rabu, 09 Oktober 2019

Persib Minta Wasit Faulur Rosy Diberhentikan Selamanya

Persib Bandung resmi mengajukan surat protes ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) setelah merasa diperlakukan tidak adil oleh wasit dalam pertandingan antara Madura United vs Persib yang digelar hari Sabtu (5/10) lalu. Pasalnya, Faulur Rosy, wasit asal Aceh yang memimpin jalannya pertandingan tersebut dinilai berat sebelah ketika menjalankan tugasnya.

Salah satu keputusan wasit terbesar yang mengundang kritikan adalah ketika ia memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah setelah Ahmad Jufriyanto dinilai melanggar Diego Assis. Padahal, kontak fisik yang terjadi sangatlah minim. Tak hanya itu, wasit pun sangat banyak memberikan pelanggaran kepada Madura United selama pertandingan berlangsung.

Statistik mencatat total Persib dinilai melakukan pelanggaran sebanyak 24 kali. Anehnya, setelah adanya tendangan penalti, Persib hanya dinilai melakukan pelanggaran sebanyak empat kali. Pihak Persib pun mempertanyakan statistik janggal tersebut.

“Menurut pendapat kami, data statistik tersebut menunjukkan sesuatu yang tidak wajar dan perlu dievaluasi lebih lanjut,” ungkap kutipan dalam surat bernomor 01/DIR-PBB/X/2019 tertanggal 7 Oktober 2019 tersebut.

Selain itu, tambahan waktu yang diberikan oleh wasit (hanya dua menit) pun mengundang tanda tanya besar. Pasalnya, terdapat insiden penalti dan cederanya Omid Nazari yang membuat pertandingan terhenti selama 6-7 menit.

“Selain itu, dengan mempertimbangkan banyaknya pelanggaran yang menyebabkan pertandingan terhenti cukup lama. Sebagai contoh insiden pelanggaran penalti dan pelanggaran terhadap Omid Nazari sendiri sudah menghabiskan waktu sekitar hampir 6 menit), dan wasit hanya memberikan tambahan waktu 2 menit,” tulis surat tersebut dilansir laman resmi klub

 Pihak Persib pun mengajukan rekomendasi agar wasit Faulur Rosy dibebastugaskan seumur hidupnya. Persib menilai apa yang dilakukan Faulur telah merusak fair play.

“Kami mohon agar wasit yang bertugas pada pertandingan Shopee Liga 1 2019, hari Sabtu, 5 Oktober 2019 antara Tim Madura United melawan Tim Persib Bandung bertempat di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, untuk dievaluasi apakah sudah menjalankan tugasnya dengan fair. Dan apabila pendapat kami adalah benar, kami mohon agar wasit tersebut diberikan sanksi yang memadai serta tidak lagi ditugaskan untuk selama-lamanya,” tegas surat bertanda tangan direktur PT Persib Bermartabat, Teddy Tjahjono itu. 

 

Michael | Usabperning.com