Senin, 22 Februari 2021

Teja: Atmosfer Pertandingan Tinggi dan Tantangan Baru yang Saya Inginkan Terdapat di Persib

Kepindahan Teja Paku Alam dari Semen Padang menuju Persib Bandung pada awal musim 2020 lalu merupakan sebuah rumor yang terealisasikan. Namanya memang sudah diisukan dengan Persib sejak pertengahan musim 2019 lalu. Lantas, apakah alasan dibalik keputusannya untuk meninggalkan tim daerahnya untuk menuju Persib?

Dilansir kanal Youtube Minangsatu, Teja menjelaskan bahwa dirinya menginginkan tantangan baru dan atmosfer pertandingan tinggi dalam usianya yang tergolong emas sebagai seorang pesepakbola. Persib Bandung, sebagai salah satu tim yang selalu berambisi untuk menjadi juara di setiap tahunnya, dinilainya dapat memenuhi ekspektasinya tersebut.

"Saya butuh tantangan dan atmosfer pertandingan yang tinggi dalam setiap laga dari sebuah tim yang punya ambisi juara, dan itu ada di Persib," ungkap Teja.

Berbicara mengenai kariernya di Persib, meskipun ia belum menjalani banyak pertandingan akibat kompetisi dihentikan, Teja mengaku sangat bersyukur dapat dilatih oleh pelatih kiper Luizinho Passos. Selain itu, ia pun kerap mendapat banyak masukan dari rekan seniornya, I Made Wirawan.

"Saya beruntung mendapat bimbingan dari Luizinho Passos (pelatih kiper Persib Bandung). Begitu pun dengan Made. Meski jauh lebih senior, komunikasi kami berjalan baik. Made juga selalu memberi masukan kepada saya," tukasnya.


Michael | Usabperning.com

Senin, 22 Februari 2021

Teja: Atmosfer Pertandingan Tinggi dan Tantangan Baru yang Saya Inginkan Terdapat di Persib

Kepindahan Teja Paku Alam dari Semen Padang menuju Persib Bandung pada awal musim 2020 lalu merupakan sebuah rumor yang terealisasikan. Namanya memang sudah diisukan dengan Persib sejak pertengahan musim 2019 lalu. Lantas, apakah alasan dibalik keputusannya untuk meninggalkan tim daerahnya untuk menuju Persib?

Dilansir kanal Youtube Minangsatu, Teja menjelaskan bahwa dirinya menginginkan tantangan baru dan atmosfer pertandingan tinggi dalam usianya yang tergolong emas sebagai seorang pesepakbola. Persib Bandung, sebagai salah satu tim yang selalu berambisi untuk menjadi juara di setiap tahunnya, dinilainya dapat memenuhi ekspektasinya tersebut.

"Saya butuh tantangan dan atmosfer pertandingan yang tinggi dalam setiap laga dari sebuah tim yang punya ambisi juara, dan itu ada di Persib," ungkap Teja.

Berbicara mengenai kariernya di Persib, meskipun ia belum menjalani banyak pertandingan akibat kompetisi dihentikan, Teja mengaku sangat bersyukur dapat dilatih oleh pelatih kiper Luizinho Passos. Selain itu, ia pun kerap mendapat banyak masukan dari rekan seniornya, I Made Wirawan.

"Saya beruntung mendapat bimbingan dari Luizinho Passos (pelatih kiper Persib Bandung). Begitu pun dengan Made. Meski jauh lebih senior, komunikasi kami berjalan baik. Made juga selalu memberi masukan kepada saya," tukasnya.


Michael | Usabperning.com